TANJUNG SELOR — Pasca viral karena terekam kamera melaksanakan salat sendirian di shaf terakhir, Gubernur Kalimantan Utara kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini, beredar video amatir yang memperlihatkan momen sederhana namun menyentuh saat dirinya menyapa seorang pedagang nasi goreng di sebuah lokasi yang belum diketahui secara pasti.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pedagang tengah asyik mengaduk nasi goreng di wajan. Tanpa diduga, Gubernur muncul dari belakang dan langsung menyapa. Bahkan, ia sempat mengambil alih spatula dan ikut mengaduk nasi goreng tersebut. Momen spontan ini sontak membuat suasana menjadi hangat dan penuh keceriaan.

Para pedagang yang berada di sekitar lokasi tampak sumringah. Kehadiran orang nomor satu di Kalimantan Utara itu memberi kesan dekat dan tanpa sekat. Interaksi sederhana tersebut menjadi bukti nyata pendekatan humanis yang selama ini melekat pada dirinya.

Dikenal sebagai sosok yang rendah hati, supel, dan ramah, Gubernur Kaltara memang memiliki kemampuan sosial yang kuat. Ia kerap tampil sebagai pemimpin yang mudah berbaur dengan berbagai kalangan, tanpa membedakan status.

Pendekatan yang ditunjukkan pun terbilang unik. Bukan sekadar mengandalkan konsep kepemimpinan formal seperti hard power, soft power, atau smart power, melainkan lebih menonjolkan pendekatan personal melalui “greeting power”, “social power”, dan “friendship power”. Gaya ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Aksi sederhana namun penuh makna ini kembali menegaskan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus ditampilkan melalui hal-hal besar. Terkadang, sentuhan kecil yang tulus justru mampu meninggalkan kesan mendalam di hati masyarakat.

Iklan