JAKARTA – Upaya percepatan pembangunan di Kalimantan Utara (Kaltara) kian konkret. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, memanfaatkan kunjungannya ke ibu kota untuk menjalin komunikasi strategis dengan pengusaha nasional Aksa Mahmud, Minggu (15/2) malam.

Pertemuan yang berlangsung hangat di Hotel Darmawangsa itu membahas peluang investasi jangka panjang yang menyasar sektor-sektor fundamental, mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing Bumi Benuanta, khususnya di wilayah perbatasan dan ibu kota provinsi.

Dalam perbincangan tersebut, Aksa Mahmud menyatakan komitmennya menghadirkan investasi yang tak semata berorientasi bisnis, tetapi juga membawa dampak sosial berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada pembangunan pendidikan berkualitas, fasilitas perhotelan representatif, serta layanan kesehatan modern.

Salah satu agenda prioritas adalah rencana pembangunan International Boarding School di Nunukan. Sekolah berstandar internasional itu diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan pendidikan anak-anak, termasuk keluarga pekerja migran di wilayah perbatasan. Kehadirannya diyakini mampu mencetak generasi muda Kaltara yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, pengembangan juga diarahkan ke Tanjung Selor sebagai pusat pemerintahan provinsi. Di kawasan ini direncanakan pembangunan hotel representatif guna mendukung aktivitas pemerintahan dan investasi, serta rumah sakit swasta modern untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Untuk pengelolaan fasilitas kesehatan, jaringan Bosowa disebut akan menggandeng Primaya Hospital yang telah berpengalaman mengelola rumah sakit di berbagai kota besar, termasuk Makassar. Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan layanan medis yang profesional dan berstandar tinggi di Kaltara.

Pertemuan tersebut tak berhenti pada tataran wacana. Kedua pihak sepakat segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana proyek di Kaltara. Pembahasan teknis bersama jajaran Pemerintah Provinsi dijadwalkan berlangsung pada awal Maret 2026.

Gubernur Zainal menyambut baik komitmen investasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran sekolah internasional di Nunukan serta fasilitas hotel dan rumah sakit di Tanjung Selor akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Investasi di sektor pendidikan dan kesehatan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kaltara. Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang membangun kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

Iklan